Thursday, November 26, 2009

SPESIAL: Sepuluh Pemain Terbaik Sejak 1995 Yang Belum Pernah Meraih Ballon D'Or

- Raul Gonzalez
Mengherankan memang ketika melihat nama Raul Gonzalez tak juga masuk dalam daftar pemain terbaik Eropa versi France Football. Padahal apa yang diberikannya untuk Real Madrid dan tim nasional Spanyol benar-benar luar biasa. Bisa jadi ikon Real Madrid itu iri melihat rekan-rekannya seperti Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo dan Michael Owen mendapatkan penghargaan ini. Bahkan menembus tiga besar saja belum pernah.


- Gianluigi Buffon
Adakah yang menyangsikan kemampuan Buffon mengamankan gawang timnya? Kiper ini memang gambaran jaminan mutu dan Italia, atau AC Parma dan Juventus, sangat beruntung memilikinya. Prestasi demi prestasi diantarkannya untuk Juventus, Parma dan tim nasional Italia, namun tak satu pun gelar personal dari France Football dimilikinya. Ia hanya nyaris mendapatkannya di tahun 2006, di mana ia menjadi runner up Fabio Cannavaro. Ironis.

- Thierry Henry
Mari kita lihat prestasi apa saja yang sudah dimilikinya, mulai dari pencetak gol terbanyak Arsenal sepanjang masa, pencetak gol tersubur tim nasional Prancis. penyerang terbaik Arsenal dalam sejarah klub. Sementara untuk presasi bersama klub, ia mengantar Arsenal meraih dua gelar Liga Primer Inggris, treble bersama Barcelona musim lalu, membawa Prancis menjadi juara Piala Eropa 2000. Tapi, luar biasanya, Ballon d'Or tak pernah didapatkannya.

- Paolo Maldini
Dunia serasa ikut menangis ketika ia memutuskan pensiun musim lalu, dan sejak saat itu sepakbola sudah ditinggal salah satu pemain hebatnya, pemain yang membawa AC Milan menjadi juara di semua kompetisi yang diikutinya, mulai dari level domestik hingga jagad internasional. Maldini hanya gagal mengukir prestasi di level internasional bersama Italia, dan juga Ballon d'Or.

- Ruud Van Nistelrooy
Pemain ini terbilang luar biasa dalam hal menorehkan prestasi. Ia selalu menyumbang gelar untuk setiap tim yang dibelanya, mulai dari PSV Eindhoven, Manchester United hingga Real Madrid. Prestasi pribadinya juga segunung, mulai dari Pemain Belanda Terbaik, MVP Liga Champions, topskor Liga Champions dan masih banyak lagi yang lainnya. Total, 30 penghargaan didapatnya, minus Ballon d'Or.

- Francesco Totti
Memiliki pengaruh luar biasa di AS Roma. Sampai-sampai ada yang bilang jika Totti-lah AS Roma. Tanpa Totti, AS Roma bukanlah AS Roma. Dan secara statistik dan bukti, pandangan itu memang tidak sepenuhnya salah. Totti membawa setiap kesuksesan personalnya ke level klub, dan juga tim nasional Italia. Sejumlah gelar pun diterimanya. Namun, namanya tak pernah masuk dalam daftar kandidat pemenang Ballon d'Or sejak ia memulai karir profesionalnya.

- Peter Schmeichel
Ia masuk dalam daftar 125 pemain terbaik FIFA pilihan Pele. Sejumlah gelar personal dan kolektif juga diperolehnya saat masih membela Manchester United dan yang terbaik adalah ketika meraih treble di tahun 1999. Akan tetapi, kalangan jurnalis masih melihatnya kalah bersaing sebagai yang terbaik dari yang terbaik. Tropi Ballon d'Or pun tak pernah masuk dalam lemari pialanya.

- Romario
Legenda sepakbola Brasil ini memiliki karir yang memesona. Gelar demi gelar diraihnya hampir di setiap tim yang dibelanya. Akan tetapi, ia berada di era yang kurang tepat untuk bisa meraih Ballon d'Or. Ketika terjadi perubahan sistem dalam pemilihan Pemain Terbaik Eropa, penampilan cemerlang Romario sudah tak banyak terlihat. Ia juga mulai meninggalkan Benua Biru.

- David Beckham
Gelandang asal Inggris itu termasuk sebagai gelandang terbaik di era sepakbola terbuka saat ini. Koleksi gelarnya bersama Manchester United dan Real Madrid juga tak main-main. Implikasinya, tropi personalnya ikut bertambah. Namun tak sekali pun Beckham bisa mengangkat tropi Ballon d'Or. Posisi terbaiknya hanya menjadi runner up di tahun 1999.

- Alessandro Del Piero
Saat masih di masa jayanya, Del Piero memiliki pengaruh besar atas sukses tidaknya Juventus meraih gelar. Kemampuannya makin terasah ketika Marcello Lippi menangani tim. Hasilnya, titel Serie A Italia hingga Piala Interkontinental berhasil diboyong Juventus dengan bantuannya. Italia juga mendapat kontribusi dari Del Piero saat memenangi Piala Dunia 2006. Penghargaan personal pun mengiringi sukses Del Piero bersama Juventus. Hanya saja, Ballon d'Or masih menjauh darinya.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment